td8513_330_32582.jpg

Tujuan Praktikum:

  1. Mengetahui prinsip dan cara kerja Heat Conduction Apparatus.
  2. Mengetahui proses heat transfer.
  3. Mengetahui cara menghitung konduktivitas termal (K) suatu material.

Specifications
Aluminum, stainless steel, and wide brass bar

  • dimensions = 9 × 1.2 × 0.4 cm
  • Narrow brass bar dimensions = 9 × 0.7 × 0.4 cm
  • Maximum input voltage = 15 VDC
  • Thermistors Eight embedded 10 kΩ thermistors

Fislan-M16-a.pngT1 Wide Brass (far)
T2 Wide Brass (close)
T3 Narrow Brass (close)
T4 Narrow Brass (far)
T5 Aluminum (far)
T6 Aluminum (close)
T7 Stainless (close)
T8 Stainless (far)

Pengenalan Alat

1.Heat conduction Apparatus PASCO, dengan
  • 3 logam : Stainless, Alumunium, Kuningan tebal
  • 8 Termistor 10 kΩ
2. Power Supply
3. Microcontroller
4. PC
 

Experiment #1 : Heat Conduction

Heat Conduction Race
  1. Mengatur saklar ke HEAT dan menempatkan isolator atas bar.
  2. Perhatikan grafik suhu dan memungkinkan mereka untuk meningkatkan selama sekitar 5 menit.
  3. Dalam DataStudio, mengatur tingkat sampling dari Temperature Array untuk 5 Hz.
  4. Mengatur tegangan listrik ke nol. Lepaskan isolator untuk memungkinkan bar untuk mendinginkan.
Heat Pulse
  1. Mengatur tombol uuntuk beralih ke HEAT dan menempatkan isolator atas bar.
  2. Dalam DataStudio, mengatur tingkat sampling dari Temperature Array untuk 2 Hz.
  3. Mengatur power supply 5 volt (konstan DC) dan mulai merekam di DataStudio.
  4. Tunggu sampai suhu (diukur dengan T2) mencapai sekitar 40 ° C.
  5. Mengubah saklar ke posisi COOL dan mulai menghitung waktu dengan stopwatch.
  6. Mengubah saklar setiap 30 detik. Dengan cara ini akhir bar bergantian dipanaskan dan didinginkan dengan periode 60 s.
  7. Melanjutkan selama beberapa menit sampai gelombang suhu pada setiap termistor telah stabil dengan amplitudo konstan.
  8. Berhenti merekam data dan mengatur tegangan listrik ke 0 V.
Heat Waves
  1. Mengatur beralih ke COOL.
  2. Menempatkan insulator pada bar.
  3. Mengatur power supply untuk output 8 V positif gelombang segitiga dengan periode 50 s.
  4. Dalam DataStudio, mengatur tingkat sampling untuk 2 Hz.
  5. Membuat grafik untuk menampilkan data oleh kedua termistor di bar kuningan lebar (T1 dan T2).
  6. Memulai merekam data.
  7. Menunggu beberapa menit sampai gelombang panas pada setiap termistor telah stabil dengan amplitudo konstan.
  8. Berhenti merekam data dan menghapus data run.
  9. Memulai merekam data lagi. Setelah dua siklus penuh, berhenti merekam.

Experiment #2 : Amstrongs Method

  1. Mengatur power supply untuk output 8 V positif gelombang segitiga dengan periode 30. Dalam DataStudio, mengatur tingkat sampling untuk 2 Hz..
  2. Memulai merekam data.
  3. Menunggu beberapa menit sampai gelombang panas pada setiap termistor telah stabil dengan amplitudo konstan.
  4. Berhenti merekam data dan menghapus data run.
  5. Memulai merekam data lagi dengan periode 40,50,100 s. Setelah dua siklus penuh, berhenti merekam.

Untuk Melihat Instruction Manual Modul "Heat Conduction" silahkan download di "The Official-Website Pasco,USA" [ Download - Instruction Manual ]