Fotometri

Posted by adminlab on March 3, 2016

Tujuan

  • Mempelajari bahwa intensitas cahaya berbanding terbalik dengan jarak kuadrat.
  • Mempelajari intensitas cahaya yang melewati dua buah polarisator.

Peralatan

  • 2 buah sumber cahaya titik.
  • Fotometer
  • 2 buah polarisator.
  • Neutral density filter.

Prosedur Percobaan

Percobaan 1 :

  • Meletakkan satu sumber cahaya pada posisi 110 cm, kemudian meletakkan fotometer pada jarak 30 cm dari sumber cahaya tersebut dan memasang neutral density filter pada sisi kanan  fotometer.
  • Meletakkan sumber cahaya kedua di sebelah kiri fotometer dan atur jaraknya hingga intensitas kedua sumber cahaya menjadi sama dan mencatat jarak antara fotometer dan sumber cahaya.
  • Memutar neutral density filter pada 75% dan mengatur kembali jarak sumber cahaya kedua hingga intensitas yang tampak pada fotometer menjadi sama. Mengulangi langkah ini untuk filter 50% dan 25%.
  • Data kemudian diambil kembali sebanyak 5x, dimulai dari awal 100% - 75% - 50% - 25%.
  • Mengulangi langkah di atas dengan mengubah jarak antara sumber cahaya pertama dengan fotometer menjadi 25 cm dan 20 cm.

Percobaan 2 :

  • Meletakkan fotometer diantara kedua sumber cahaya, dimana neutral density filter berada di sebelah kanan fotometer dan dua polarisator di sebelah kirinya. Pastikan dua polarisator tersebut dalam kondisi sejajar (θ = 0˚)
  • Ketika neutral density filter pada 100% atur jarak kedua sumber cahaya hingga memiliki intensitas yang sama.
  • Mengatur neutral density filter pada 75% dan memutar salah satu polarisator hingga intensitas yang tampak pada fotometer menjadi sama. Mencatat sudut polarisatornya.
  • Mengembalikan sudut polarisator menjadi nol dan mengulangi pengambilan data untuk filter 50% dan 25%.
  • Kemudian mengulangi langkah-langkah di atas sebanyak 10x.

Tugas Pendahuluan

  1. Jelaskan perbedaan pendapat 2 Fisikawan, yaitu Newton & Huygens, mengenai konsep cahaya.
  2. Jelaskan apakah itu hukum Malus (Malus’ law), dan jabarkan penurunan nya sehingga mencapai persamaan akhir nya. (Petunjuk: intensitas cahaya yang masuk pada analyzer, berbanding lurus dengan kuadrat dari amplitudo vektor medan listrik dipancarkan oleh polarizer)
  3. Jelaskan apakah itu Neutral Density Filter, dan berikan contoh penerapan nya dalam dunia fotografi.