Distribusi Radiasi dan Koefisien Absorpsi

Posted by adminlab on January 17, 2013

Tujuan Percobaan

  • Menghitung distribusi radiasi dengan distribusi Poisson dan distribusi Normal
  • Membuktikan bahwa intensitas radiasi sebanding dengan 1/r2
  • Menghitung koefisien absorpsi dari lempeng Aluminium
  • Memahami cara kerja detektor Geiger Muller


Alat-alat

  • Lempeng aluminium
  • Sumber radioaktif (Amerisium-241)
  • Detektor Geiger Muller
  • Ratemeter
  • Penyangga detektor


Percobaan I

  1. Hubungkan steker ratemeter pada tegangan 220V AC.
  2. Hidupkan ratemeter dengan memindahkan tuas on/off.
  3. Atur detektor Geiger Muller dengan posisi 10cm.
  4. Untuk memulai pengambilan data, naikan tuas anzheg dan zahler dan hitung 10 detik.
  5. Catat banyaknya cacahan yang terdeteksi pada ratemeter.
  6. Lakukan pencacahan radiasi sebanyak minimal 50 data (jarak tidak boleh berubah).
  7. Ulangi langkah 3 s/d 7 dengan jarak 15cm,20cm,25cm.

Percobaan II

  1. Hubungkan steker ratemeter pada tegangan 220V AC.
  2. Hidupkan ratemeter dengan memindahkan tuas on/off.
  3. Atur detektor Geiger Muller dengan jarak awal 10cm dari sumber.
  4. Posisikan sumber radioaktif sejajar dengan detektor Geiger Muller.
  5. Untuk memulai pengambilan data, naikan tuas anzheg dan zahler dan hitung 10 detik.
  6. Catat banyaknya cacahan yang terdeteksi pada ratemeter.
  7. Lakukan pencacahan radiasi sebanyak minimal 50 data (jarak tidak boleh berubah).
  8. Ulangi langkah 3 s/d 7 dengan jarak 15cm,20cm,25cm.



Percobaaan III

  1. Hubungkan steker ratemeter pada tegangan 220V AC.
  2. Hidupkan ratemeter dengan memindahkan tuas on/off.
  3. Posisikan sumber radioaktif sejajar dengan detektor Geiger Muller.
  4. Atur posisi detektor Geiger Muller dengan jarak awal 1cm dari sumber
  5. Untuk memulai pengambilan data, naikan tuas anzheg dan zahler dan hitung 10 detik.
  6. Catat banyaknya cacahan yang terdeteksi pada ratemeter.
  7. Lakukan pencacahan radiasi sebanyak 3 data (jarak tidak boleh berubah).
  8. Ulangi langkah 4 s/d 7 untuk posisi 2cm-30cm (interval 1cm) dari sumber.

Percobaan IV

  1. Hubungkan steker ratemeter pada tegangan 220V AC.
  2. Hidupkan ratemeter dengan memindahkan tuas on/off.
  3. Atur detektor Geiger Muller dengan jarak awal 10cm dari sumber.
  4. Posisikan sumber radioaktif sejajar dengan detektor Geiger Muller (tanpa lempeng alumunium).
  5. Ukur dan catat banyaknya cacahan yang terdeteksi pada ratemeter sebanyak 3 data.
  6. Letakan lempeng alumunium diantara detektor dengan sumber radiasi.
  7. Ukur dan catat banyaknya cacahan yang terdeteksi pada ratemeter sebanyak 3 data.
  8. Lakukan hal yang sama untuk tiap penambahan lempeng alumunium (1-10 lempeng alumunium).
  9. Ulangi langkah 3 s/d. 6 dengan posisi jarak detektor 15 cm, 20 cm, dan 25 cm.


Tugas Pendahuluan

  1. Apa yang dimaksud dengan radiasi?
  2. Apa saja prinsip fisika yang dipakai pada detekor Geiger Muller?
  3. Apa perbedaan distribusi normal dengan distribusi poisson?

Tugas Akhir

  1. Dari percoban I dan II,manakah yang menggunakan distribusi normal, dan mana yang menggunakan distribusi poisson?
  2. Apa pengaruh 1/r2 terhadap banyaknya cacahan radiasi?
  3. Apa perngaruh ketebalan lempeng terhadap cacahan radiasi pada percobaan IV?